Lembaga Dakwah (LD) PCNU Kota Bekasi menggelar kajian ilmiah bertema “Argumentasi Ilmiah Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw” di Gedung NU Center Kota Bekasi pada Sabtu, 27 September 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. KH. Taufiq, MA yang saat ini menjabat sebagai Wakil Syuriyah PCNU Kota Bekasi. Acara tersebut diikuti oleh para pengurus, kader, serta masyarakat yang antusias untuk memperdalam pemahaman tentang peringatan Maulid Nabi.
Dalam pemaparannya, KH. Taufiq menjelaskan bahwa perayaan Maulid Nabi bukan sekadar ritual budaya, tetapi memiliki landasan keilmuan yang kuat dalam tradisi keagamaan. Menurutnya, Maulid merupakan ekspresi kecintaan dan bentuk syukur atas diutusnya Nabi Muhammad Saw sebagai ar-rahmatul-uzhmá, rahmat paling agung bagi seluruh umat manusia. Dengan demikian, tradisi ini memiliki dimensi spiritual yang mendalam dan patut dijaga kelestariannya.
Beliau juga menegaskan bahwa Rasulullah Saw sendiri memberikan teladan dalam memperingati hari kelahirannya, salah satunya melalui ibadah puasa pada hari Senin. Puasa tersebut dilakukan sebagai bentuk syukur atas nikmat kelahiran dan misi kenabian. Praktik ini menjadi salah satu dasar kuat yang menunjukkan bahwa mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran Nabi merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam.
Ayat Al-Qur’an yang berbunyi “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira” (QS. Yunus: 58) turut disampaikan sebagai penguat bahwa ekspresi kebahagiaan atas hadirnya rahmat Allah adalah tindakan yang terpuji. Dalam konteks ini, Maulid menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah Saw sekaligus memperdalam pemahaman keagamaan.
Melalui kajian ini, LD PCNU Kota Bekasi mengajak umat untuk terus menjaga tradisi keilmuan, memperkuat rasa syukur, dan meneladani akhlak Rasulullah Saw dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas spiritual masyarakat serta memperkokoh peran NU dalam membumikan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang moderat dan penuh rahmat