Bekasi (PCNU Kota Bekasi) — Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Bekasi menggelar Seminar Nasional dan Konsolidasi bertema “Mewujudkan Perempuan Berdampak Melalui Penguatan Keluarga Maslahah” di Auditorium Pondok Pesantren Mahasina, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam membangun keluarga yang maslahat sekaligus memperkuat sinergi organisasi Fatayat NU di Kota Bekasi.
Pondok Pesantren Mahasina yang sebelumnya telah mendeklarasikan komitmen sebagai pesantren ramah anak, kali ini menjadi tuan rumah kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta dari jajaran pengurus Fatayat NU tingkat kecamatan se-Kota Bekasi.
Turut hadir dalam acara tersebut Rais Syuriah PCNU Kota Bekasi KH. Abu Bakar Rahziz, MA, bersama Dra. Nyai Hj. Badriyah Fayumi, Lc., MA. selaku pengasuh Pondok Pesantren Mahasina Darul Quran Wal Hadis, Katib Syuriah KH. Luqman Hakim, S.Pd.I., Ketua PCNU Kota Bekasi KH. Ayi Nurdin, MH., Sekretaris KH. M. Nurcholiq, S.Pd.I, Camat Pondok Gede Zainal Abidin Syah, ST., MM., Ketua PW Fatayat NU Jawa Barat Nyai Hj. Minyatul Ummah, MA., serta Ketua PC Fatayat NU Kota Bekasi Tika Siti Nurfatimah, S.Pd.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya. Dr. Hj. Nur Rofiah menyampaikan materi bertajuk “Konsep dan Gerakan Keluarga Maslahah”, yang menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi utama terciptanya masyarakat yang berkeadaban. Sementara itu, Dr. Aris Adi Leksono membahas “Pola Asuh Era Digital: Tantangan Perlindungan Anak dalam Keluarga”, yang mengupas berbagai tantangan pengasuhan di tengah perkembangan teknologi informasi. Adapun Dahlia, SHI., MH., menyampaikan materi “Membangun Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak dalam Keluarga” sebagai upaya memperkuat perlindungan dan pemberdayaan anggota keluarga.
Ketua PC Fatayat NU Kota Bekasi, Tika Siti Nurfatimah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana konsolidasi organisasi sekaligus ruang pembelajaran bagi kader Fatayat untuk semakin aktif mengambil peran dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Suasana seminar berlangsung edukatif, inspiratif, dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya mendapatkan penguatan wawasan mengenai keluarga maslahah, tetapi juga memperoleh motivasi untuk menjadi perempuan yang berdaya dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diisi dengan seminar dan konsolidasi organisasi, tetapi juga disediakan bazar pasar murah yang turut memeriahkan acara. Kehadiran bazar tersebut memberikan ruang pemberdayaan ekonomi sekaligus menghadirkan suasana yang semarak bagi peserta dan santri Pondok Pesantren Mahasina.
Melalui kegiatan ini, Fatayat NU Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya perempuan-perempuan tangguh yang mampu menjadi penggerak kemaslahatan keluarga dan masyarakat. Semangat “Perempuan Tangguh, Keluarga Maslahah” menjadi pesan utama yang digaungkan dalam forum tersebut sebagai ikhtiar bersama membangun generasi yang lebih baik di masa depan.