Pengurus Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Kota Bekasi menyelenggarakan acara Halal Bihalal dengan mengusung tema “Mensyiarkan Thariqah, Melahirkan Kemaslahatan”. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan di Gedung Center Thoriqoh, Kranji, Bekasi Barat, pada Jumat (24/04/2026), serta menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi dan memperdalam spiritualitas jamaah di tengah dinamika zaman.
Ketua PCNU Kota Bekasi, H. Ayi Nurdin, dalam sambutannya menegaskan bahwa silaturahmi merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan umat. Ia mengajak jamaah untuk meneladani pemikiran KH. Wahab Hasbullah yang dikenal mampu menjaga tradisi silaturahmi tanpa batas ruang dan waktu.
Hal senada disampaikan oleh Mustafad JATMAN Kota Bekasi, KH. Khudhori Thohir, yang menilai Halal Bihalal bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana strategis untuk menjawab berbagai persoalan umat melalui penguatan organisasi.
Sementara itu, KH. Sofyan Sholeh menekankan pentingnya implementasi nilai tasawuf dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, praktik ibadah tidak cukup hanya secara lahiriah, tetapi harus mampu membentuk akhlak dan sikap hidup yang lebih baik di tengah masyarakat.
Dalam tausiyah penutup, Rois JATMAN Kota Bekasi, KH. Yunan Askaruzzaman (Gus Yunan), menyoroti pentingnya istiqamah sebagai kunci keberhasilan dalam menjalankan ajaran thariqah. Ia menjelaskan bahwa kekuatan thariqah terletak pada kedalaman spiritual, hubungan guru dan murid (rabitah) yang terjaga, serta konsistensi dalam beramal agar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Acara yang turut dihadiri perwakilan MWCNU Bekasi Barat dan tokoh agama setempat ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Melalui kegiatan tersebut, JATMAN Kota Bekasi berharap nilai kebersamaan dan tradisi pesantren tetap terjaga, sehingga masyarakat memiliki landasan spiritual yang kuat di tengah arus kehidupan modern yang cenderung individualistik.
*sumber: info media nusantara