Bekasi (PCNU Kota Bekasi) – Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PCNU Kota Bekasi menggelar Pelatihan Jurnalistik pada Ahad, 17 Mei 2026, di Gedung El Said NU Centre. Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta dari unsur MWC NU, lembaga, badan otonom (Banom), ranting, hingga pesantren di lingkungan Nahdlatul Ulama Kota Bekasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PCNU Kota Bekasi KH. Ayi Nurdin, SH, MH, Wakil Rois Syuriah PCNU Kota Bekasi KH. Yunan Askaruzzman, Lc, serta jajaran pengurus PCNU Kota Bekasi.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang media dan jurnalistik, yakni Redaktur NU Online Ahmad Naufa serta Founder infobekasi.co.id Deni Ardini.
Dalam sambutannya, KH. Ayi Nurdin menegaskan bahwa tradisi literasi telah lama menjadi bagian penting dalam sejarah Nahdlatul Ulama. Menurutnya, NU sejak dahulu dikenal memiliki budaya menulis dan publikasi yang kuat, mulai dari forum pemikiran seperti Taswirul Afkar hingga media cetak dan penerbitan lainnya.
“Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya menjaga dan melanjutkan tradisi literasi di tubuh Nahdlatul Ulama, khususnya di Kota Bekasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Naufa memaparkan materi mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, hingga unsur-unsur penting dalam sebuah pemberitaan. Ia menjelaskan bahwa tidak semua peristiwa dapat dijadikan berita.
“Sebuah peristiwa memiliki nilai berita jika mengandung unsur kebaruan, kedekatan, dampak, tokoh penting, konflik, keunikan, dan human interest,” jelasnya.
Pada sesi berikutnya, Deni Ardini menyoroti pentingnya media sosial sebagai sarana penyebaran informasi dan dakwah di era digital. Menurutnya, ruang digital kini menjadi medium yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.
“Dakwah hari ini sudah hadir di ruang digital, dan semua orang bisa ikut menyampaikannya melalui media sosial,” katanya.
Kegiatan ini bertujuan menjaring sekaligus membangun mitra publikasi di masing-masing lembaga dan wilayah agar setiap kegiatan organisasi maupun aktivitas masyarakat dapat terdokumentasikan dan dipublikasikan secara baik, cepat, dan informatif.

Ketua LTN PCNU Kota Bekasi, Mustofa, M.Si, menjelaskan bahwa pelatihan jurnalistik dan media sosial ini bertujuan membentuk jaringan publikasi di PCNU Kota Bekasi dengan menjadikan perserta yang hadir, baik dari MWC, Lembaga, Banom, dan Pesantren sebagai mitra dan kontrobutor untuk setiap acara atau peristiwa yang terjadi di tempat masing-masing.
Selain mendapatkan materi jurnalistik dasar, peserta juga dibekali pemahaman tentang pengelolaan media publikasi serta strategi penyebaran informasi di era digital. Para narasumber turut mendorong peserta untuk aktif memberitakan kegiatan positif di lingkungan NU dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari dakwah serta syiar organisasi.
Melalui pelatihan ini, LTN PCNU Kota Bekasi berharap lahir kader-kader publikasi yang mampu menjadi penghubung informasi di tingkat MWC, ranting, lembaga, Banom, hingga pesantren, sehingga berbagai program dan kegiatan NU dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat.